Kemudahan akses transportasi menjadi salah satu alasan utama tingginya minat masyarakat terhadap hunian di Jakarta Barat. Wilayah ini dilalui berbagai jalur strategis, mulai dari tol hingga transportasi publik yang menghubungkan Jakarta Barat dengan pusat kota dan wilayah sekitarnya.
Tol Jakarta–Tangerang dan JORR menjadi tulang punggung mobilitas kendaraan pribadi, sementara KRL Commuter Line dan TransJakarta memberikan alternatif transportasi bagi pekerja harian. Keberadaan akses ini membuat Jakarta Barat dinilai lebih efisien dari sisi waktu tempuh.
Hunian yang berada dekat pintu tol atau stasiun KRL cenderung memiliki daya tarik lebih tinggi di pasar. Selain memudahkan mobilitas, lokasi dengan akses transportasi baik juga dinilai memiliki nilai properti yang lebih stabil dan likuid.
Kondisi tersebut membuat akses transportasi tidak hanya menjadi penunjang kenyamanan, tetapi juga faktor penting dalam menentukan nilai dan daya saing properti di Jakarta Barat.