Dari Ibu Rumah Tangga hingga Principal Q PRO, Properti Adalah Bisnis Kepercayaan - Perjalanan di dunia properti tidak selalu dimulai dari latar belakang bisnis atau pengalaman panjang. Bagi Fifi, Principal PT Quality Property Indonesia (Q PRO), semua berawal dari langkah sederhana sebagai ibu rumah tangga yang ingin menambah penghasilan sekaligus tetap dekat dengan keluarga.
Tahun 2010 menjadi titik awal ketika Fifi memutuskan mencoba profesi marketing agent properti di kawasan Gading Serpong. Saat itu, ia tidak memiliki pengalaman sama sekali di bidang properti.
Tujuannya pun sangat sederhana, yaitu mengisi waktu sambil tetap bisa mengantar dan menjemput anak sekolah. Namun di luar dugaan, hanya dalam waktu satu bulan, Fifi berhasil melakukan closing pertamanya. Sejak saat itu, transaksi demi transaksi berjalan lancar dan membuatnya semakin yakin menekuni dunia properti secara serius.
Momentum tersebut datang di waktu yang tepat. Saat itu, pasar properti Gading Serpong sedang berada dalam fase pertumbuhan yang pesat, dengan permintaan tinggi dan peluang terbuka lebar bagi agen yang mau belajar dan membangun relasi.
Selama lima tahun, dari 2010 hingga 2015, Fifi menjalani perannya sebagai agen properti dengan konsisten hingga akhirnya bergabung dengan PT Quality Property Indonesia pada tahun 2015, sebuah kantor properti yang saat itu masih baru berdiri.
Baca Juga : Jual Rumah Gading Serpong Sektor Premium: Investasi Nilai Tinggi
Kepercayaan dan dedikasi yang ia bangun membawanya pada posisi yang lebih besar. Pada tahun 2017, Fifi dipercaya menjabat sebagai Principal PT Quality Property Indonesia. Baginya, posisi ini bukan sekadar soal jabatan, melainkan tanggung jawab untuk membangun fondasi bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
“Bagi saya, properti bukan sekadar jual beli, tapi bisnis kepercayaan. Prosesnya bisa panjang dan hasilnya tidak selalu instan, tapi kejujuran, konsistensi, dan integritas adalah kunci utama,” ujar Fifi melalui pesan singkatnya kepada Berita BeliRumah.co.
Menurut Fifi, peran principal tidak hanya mengatur strategi bisnis, tetapi juga membentuk budaya kerja. Budaya yang kuat tidak lahir dari aturan tertulis semata, melainkan dari keteladanan dalam bersikap, berkomunikasi dengan klien, serta cara menyikapi konflik dan tekanan di lapangan. Karena itu, ia memilih menempatkan diri sebagai coach bagi para marketing agent, bukan sekadar atasan.
Dalam perjalanan membangun Q PRO, tantangan besar datang dari persaingan antar kantor properti, terutama ketika banyak kantor lain menawarkan pembagian komisi lebih besar. Namun Fifi meyakini bahwa loyalitas agen tidak bisa dibangun hanya dengan angka. Lingkungan kerja yang sehat, apresiasi berdasarkan kinerja, serta penyelesaian konflik secara adil menjadi faktor utama yang membuat Q PRO tetap bertahan.
Hingga kini, Fifi menilai pasar properti Gading Serpong masih menunjukkan kekuatan yang solid, khususnya pada segmen hunian residensial dan properti komersial. Meski demikian, ia menekankan pentingnya agen properti untuk terus beradaptasi dengan perkembangan digital melalui pemanfaatan media sosial, personal branding, dan platform properti seperti BeliRumah.co.
Sebagai perempuan di industri properti, Fifi melihat kepekaan, ketelitian, dan pendekatan komunikasi yang lebih humanis justru menjadi keunggulan tersendiri. Klien tidak hanya membeli rumah, tetapi juga rasa aman dan kepercayaan dalam mengambil keputusan besar.
Bagi Fifi, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab adalah nilai yang tidak bisa ditawar. Ia percaya bahwa satu klien yang puas akan membawa banyak peluang baru, sementara satu kesalahan tanpa tanggung jawab dapat merusak reputasi yang dibangun bertahun-tahun. Properti, baginya, akan selalu menjadi bisnis kepercayaan.